Masuknya
penjajah barat ke indonesia tidak lain dengan tujuan menuasai indonesia. Karena
bangsa indonesia sendiri kaya akan hasil buminya terutama pada rempah-rempah.
(Sardiman AM dkk.2014)
Orang Eropa sangat mengincar
rempah-rempah karena nilai jual dagang rempah-rempah sangat tinggi di sana.
Selain itu mereka juga ingin menyebarkan agama, melakukan penjelajahan
samudera, mencari daerah baru dan ingin mencari kekayaan dan kejayaan.
Penjajahan Yang dilakukan
Portugis di Indonesia
Awal kedatangan bangsa
portugis ke indonesia adalah pada saat Bartolomeus Diaz berlayar melewati
pantai timur Afrika dengan tujuan ke India. Akan tetapi, pada tahun 1488 rombongan Bartolomeus Diaz terkena serangan ombak besar
terpaksa mereka mendarat di suatu ujung selatan benua Afrika. (Sardiman
AM dkk.2014) Mereka menyebutnya dengan Tanjung Harapan. Sayangnya mereka
tidak melanjutkan perjalanannya dan lebih memilih kembali ke asalnya.
Setelah Bartolomeus Diaz,pada Juli
1497 ada seorang bernama Vasco de Gama yang menggantikan sekaligus melanjutkan
perjalanan Bartolomeus Diaz. Vasco de Gama melewati jalur yang sama seperti
Bartolomeus Diaz. Pada tahun 1498
rombongan Vasco de Gama mendarat sampai di Kalikut dan juga Goa di pantai India
barat. (Sardiman AM dkk.2014)
Setelah beberapa tahun menetap di India orang-orang portugis baru
menyadari bahwa India bukanlah daerah penghasil rempah-rempah. Tapi suatu
ketika mereka mengetahui bahwa Malaka merupakan kota pusat perdagangan
rempah-rempah.
Lalu
mereka mempersiapkan kembali ekspedisi lanjutan yang dipimpin oleh Alfonso de
Albuquerque dan mereka berangkat untuk menguasai Malaka. Pada tahun 1511 armada portugis berhasil menguasai Malaka. (Sardiman
AM dkk.2014)
Sejak itu,
kerajaan Malaka jatuh ke tangan bangsa Potugis. Dengan demikian bangsa Portugis
dapat mengadakan perdagangan langsung dengan daerah-daerah yang ada di
Indonesia, seperti Ternate, Ambon, Banda, dan Timor. Di Ternate bangsa Portugis
berusaha merebut perdagangan cengkeh dan pala. Akan tetapi dalam upaya itu,
bangsa Portugis telah berbuat sesuatu hal yang melukai perasaan orang-orang
Islam, dengan melanggar perjanjian terhadap Sultan Ternate.
Bangsa Portugis
berusaha menanamkan kekuasaannya di daerah Maluku. Hal ini dilakukan agar dapat
memonopoli perdagangan rempah-rempah. Namun, tindakan-tindakan bangsa Portugis
yang semakin sewenang-wenang dan bertindak kejam terhadap rakyat telah
menimbulkan terjadinya pertentangan antara rakyat Maluku dengan bangsa
Portugis. Pertentangan ini semakin memuncak setelah bangsa Portugis membunuh
Sultan Hairun dari kerajaan Ternate. Rakyat Ternate angkat senjata dibawah
pimpinan putranya yang bernama Baab Ullah, dan akhirnya tahun 1575 bangsa Portugis
terusir dari daerah Maluku.
Portugis memberikan
dampak buruk, mereka menyebabkan perdagangan orang islam menjadi terdesak. Sardiman AM
dkk.2014). Tindakan monopoli yang dilakukan Portugis banyak menimbulkan
tentangan keras dari manapun.sampai suatu ketika Demak melakukan perlawanan
akan tetapi kekuatan pasukan Demak tidak mampu melawan kekuatan Portugis dan
Portugis pun terus memperluas monopolinya, sampai kemudian ke indonesia.