Rabu, 07 Oktober 2015



Sejarah kedatangan bangsa Eropa ke indonesia
          Masuknya penjajah barat ke indonesia tidak lain dengan tujuan menuasai indonesia. Karena bangsa indonesia sendiri kaya akan hasil buminya terutama pada rempah-rempah. (Sardiman AM dkk.2014)
 Orang Eropa sangat mengincar rempah-rempah karena nilai jual dagang rempah-rempah sangat tinggi di sana. Selain itu mereka juga ingin menyebarkan agama, melakukan penjelajahan samudera, mencari daerah baru dan ingin mencari kekayaan dan kejayaan.

Penjajahan Yang dilakukan Portugis di Indonesia

          Awal kedatangan bangsa portugis ke indonesia adalah pada saat Bartolomeus Diaz berlayar melewati pantai timur Afrika dengan tujuan ke India. Akan tetapi, pada tahun 1488 rombongan Bartolomeus Diaz terkena serangan ombak besar terpaksa mereka mendarat di suatu ujung selatan benua Afrika. (Sardiman AM dkk.2014) Mereka menyebutnya dengan Tanjung Harapan. Sayangnya mereka tidak melanjutkan perjalanannya dan lebih memilih kembali ke asalnya.
           
 Setelah Bartolomeus Diaz,pada Juli 1497 ada seorang bernama Vasco de Gama yang menggantikan sekaligus melanjutkan perjalanan Bartolomeus Diaz. Vasco de Gama melewati jalur yang sama seperti Bartolomeus Diaz. Pada tahun 1498 rombongan Vasco de Gama mendarat sampai di Kalikut dan juga Goa di pantai India barat. (Sardiman AM dkk.2014)

 Setelah beberapa tahun menetap di India orang-orang portugis baru menyadari bahwa India bukanlah daerah penghasil rempah-rempah. Tapi suatu ketika mereka mengetahui bahwa Malaka merupakan kota pusat perdagangan rempah-rempah.

Lalu mereka mempersiapkan kembali ekspedisi lanjutan yang dipimpin oleh Alfonso de Albuquerque dan mereka berangkat untuk menguasai Malaka. Pada tahun 1511 armada portugis berhasil menguasai Malaka. (Sardiman AM dkk.2014)
 Sejak itu, kerajaan Malaka jatuh ke tangan bangsa Potugis. Dengan demikian bangsa Portugis dapat mengadakan perdagangan langsung dengan daerah-daerah yang ada di Indonesia, seperti Ternate, Ambon, Banda, dan Timor. Di Ternate bangsa Portugis berusaha merebut perdagangan cengkeh dan pala. Akan tetapi dalam upaya itu, bangsa Portugis telah berbuat sesuatu hal yang melukai perasaan orang-orang Islam, dengan melanggar perjanjian terhadap Sultan Ternate.

Bangsa Portugis berusaha menanamkan kekuasaannya di daerah Maluku. Hal ini dilakukan agar dapat memonopoli perdagangan rempah-rempah. Namun, tindakan-tindakan bangsa Portugis yang semakin sewenang-wenang dan bertindak kejam terhadap rakyat telah menimbulkan terjadinya pertentangan antara rakyat Maluku dengan bangsa Portugis. Pertentangan ini semakin memuncak setelah bangsa Portugis membunuh Sultan Hairun dari kerajaan Ternate. Rakyat Ternate angkat senjata dibawah pimpinan putranya yang bernama Baab Ullah, dan akhirnya tahun 1575 bangsa Portugis terusir dari daerah Maluku.

Portugis memberikan dampak buruk, mereka menyebabkan perdagangan orang islam menjadi terdesak. Sardiman AM dkk.2014). Tindakan monopoli yang dilakukan Portugis banyak menimbulkan tentangan keras dari manapun.sampai suatu ketika Demak melakukan perlawanan akan tetapi kekuatan pasukan Demak tidak mampu melawan kekuatan Portugis dan Portugis pun terus memperluas monopolinya, sampai kemudian ke indonesia.